2 pilihan pada hidup

Selasa, 15 Januari 2013


Banyak sekali cara agar kita dapat meraih apa yang kita inginkan, apalagi dalam meraih masa depan yang sangat indah. Tentu kebanyakan orang menginginkan cara instan
atau cara cepat untuk dapat menggapai masa depan yang indah tersebut. Namun jangan salah, malah cara inilah yang dapat menghalangi kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan , karena cara cepat atau cara instan itu tidak dapat menunutun kita namun malah menjerumuskan kita. Meskipun cara cepat atau instan itu dapat dilakukan, tapi hasilnya pasti tidak ada rasa puas yang sangat meluap. Berbeda dengan cara kita meraih masa depan dengan cara yang panjang rumit berbelit belit namun hasilnya istimiwit. Dan kebanyakan cara seperti ini sering membuahkan hasil yang maksimal, jikalaupun tidak atau belum berhasil, itupun dapat memberi rasa bahwa kita mengetahui potensi dan perkembangan diri.
Contohnya :
Akbar dan Jahal adalah teman satu kelas. Sebentar lagi mereka akan menghadapi Ujian Nasional. Mereka berdua berbeda dalam menyikapi ujian tersebut. Akbar belajar dengan keras setiap harinya meninggalkan semua ativitas bermainnya dan tidak lupa berdoa kepada ALLAh sedangkan Jahal hanya bermalas malasan dan menunggu bocoran jawaban dari kenalannya.
Saat hari ujian dimulai Akbar sangat siap mengerjakan soal-soal ujian karena dia sangat mantap dalam belajar, dan juga Jahal, dia sangat siap mengerjakan soal ujian karena dia sudah mempunyai bocoran jawaban. Saat sedang mengerjakan Jahal ketahuan menyontek sehingga dia tidak diperkenannkan untuk mengikuti ujian. Dan saat pengumuman Akbarpun lulus namun Jahal tidak lulus.
Dari cerita tersebut kita mengerti bahwa cara yang sulit untuk dilakukan itu mampu menghasilkan sesuatu yang kita inginkan meskipun dapat merugikan kita sendiri pada waktu meraih suatu cerahnya bintang dan itu pasti akan  dibalas dengan sesuatu yang pantas bagi kit



0 komentar:

Posting Komentar